Proses pembelajaran

Proses pembelajaran
Hamparan padang pasir yang luas bagaikan samudera hati yang terbentang dan dengan sabar serta sholat yang menjembataninya karena senjata orang-orang yang beriman adalah sabar dan sholat yang paling sangat utama

Tuesday, April 19, 2011

PROSES PEMBELAJARAN PERTAMA

Ketika manusia masih didalam rahim bundanya, bukan si jabang bayi itu tidak melai mengenal yang namanya proses pembelajaran dan belajar. Pada hakikatnya, Bayi itu sudah belajar dngan hal yang sangat terkecil yaitu dengn membiasakan adaptasi lingkungan didalam rahim bundanya. Dengan lingkungan alam pertamanya ia belajar banyak hal. Terutama bagaimana mempertahankan kelangsungan hidup saat ketika itu bayi masih merupakan embrio kemudian membentuk serta menjadi bayi didalam rahim yang dapat bergerak-gerak sesuai dengan irama bundanya menyampaikan pesan kepadanya. menurut para ahli tentang bayi bahwa semakin banyak dan sering kita berkomunikasi atau memberikan pesan baik dengan sentuhan atau musikal lembut atau berbentuk musikal keras sejenis motivasi atau yang sejenis dengan itu. Bahwa dinyatakan terhadap prilaku pemberian materi pembelajaran terhadap bayi ini bisa mengetahui kecakapan serta kelincahan dan hal-hal yang menyangkut perkembangan si bayi tersebut.Didalam Al.qur'an sendiri Alloh juga menguraikan bahwa proses belajar itu dari buaian atau sejak didalam rahim atau terlahir kedunia menjadi manusia baru sampai menutup mata. Akankah ingat surat "Iqro" ? yang didalamnya mengisaratkan kita harus terus tanpa henti untuk belajar tanpa ada sekatan dengan usia? dan ingatkah dengan pepatah "Tuntutlah ilmu (pengetahuan) itu dari buain sampai ke liang lahat. dan Haditsnya Nabi SAW ditegaskan bahwa belajar itu wajib hukumnya terhadap individu manusia. "Menuntut ilmu adalah wajib bagi setiap kaum muslimin", Nah...jadi barang siapa yang gtidak belajar dan enggan untuk belajar bearti dia sudah bermenafikan serta menganiaya diri sendiri untuk terus dalam kebodohan serta kegelapan yang nyata. Dan bagi mereka kebodohan adalah santapan terhadap mereka yang punya ilmu serta pengetahuan. Dan jadilah yang bodoh tak mengerti apa-apa dan hanya pengikut bagaikan sibuta yang dituntut kemana si pintar mau membawanya.ALangkah tiada arti jadinya bila demikian.....????? ingatlah Alloh sendiri sudah sangat memperjelas dengan tegas dan kuat sekali bahwa bagi yang menuntut ilmu pasti Alloh tinggikan derajatnya tentunya selalu mengikut nurnya Al.qur'an. Sebab dengan ilmu serta pengetahuan akan terciptanya peradaban serta adab, kekuatan strategi (politik) dan kesinambungan hidup. Begitu pentingnya ini...dengan kekuatan ilmu yang diikat dengan kekuatan ruh nur Al.qur'an sebagai teologi spirit spritualnya. Insya Allah dengan kekuatan itu muncullah falsafah kebajikan, kebenaran, ketidakbohongan, kelembutan hati dengan memberi serta menerima sesuatu terhadap diri dan orang lain.

Sunday, April 17, 2011

Sistem "Pendidikan" Atau "Pentarbiyahan"

a. Dimana kekuatan pendidikan itu????? Dalam pembentukan prilaku seseorang dari yang tidak mengetahui atau yang mengerti serta paham tentang hal-hal yang yang mengedepankan tamsilan atau kekuatan jati diri dari seseorang itu, tidak lain dan bukan berdasarkan awal titik tolak berkembangnya kepribadian yang utuh dari adanya sebuah pendidikan yang mendasari orang itu mempunyai prilaku serta mental yang kuat, baik, berprilaku tak menyimpang atau sesuatu hal yang menjadi momok penyakit sosial terhadap diri, keluarga, dan orang lain; tentunya lebih luas lagi. Dan disadari bahwa pengaruh perkembangan pendidikan itu mempunyai ekses yang kuat akan penbentukan. Didalam Ilmu pendidikan islam pada Buku yang bertuliskan bahasa Arab "ilmu Attarbiyah" keluaran dari Pesantren Gontor Ponorogo yang di pakai di setiap pesantren Alumni, memnbiaskan bahwa pendidikan, "Tarbiyah" itu adalah dalam artian bahasa Indonesia "Pembentukan manusia yang utuh kepada perubahan prilaku bentuk Akhlaq yang mulia serta paripurna sesuai dengan tatanan kehidupan dan penghidupan" serta didalam maksud manusia paripurna adalah manusia yang utuh sesuai aturan atau kaidah-kaidah hukum, tentunya sebagai mana kita bisa lihat contoh Nabi Muhammad SAW, yang sebagai Amanah, Fathonah, Tabligh, shiddiq. Dan diketahui bahwa Beliau adalah bak ibarat Ilmu pengetahuan berjalan, bak hukum berpedoman, bak kekuatan imajinasi segala sumber penghidupan dan hidup berjalan dan mengalir menaungi semua ummatnya. Tak satu orang pun di dunia ini membantah akan kebenaran pentarbiyahan yang Nabi sampaikan di tengah-tengah masyarakat. Serta tak satu titik atau koma pun yang dia dustakan. Sehingga beliau diletakkan dalam sebuah buku 100 orang yang berpengaruh didunia, dan Beliau diurutan Pertama. Tak terbantahkan lagi, beliau tak acap atau tidak akan pernah bila ada datang wahyu "perintah" dari Alloh di tunggu untuk penyampaiannya. Malah ketika datang setitik wahyu "perintah" maka bergetarlah semua persendian beliau atau akan terbakarlah beliau atau berkucuran keringatlah beliau ketika amanah datang untuk disampaikan. Dan tanpa sedetik atau setitik pun beliau segera tablighkan ke Rakyatnya tanpa mengumbar sedikit pun demi kepentingan pribadi akan tetapi hanya untuk kemaslahatan banyak ummat. Didalam Al.qur'an banyak sekali kata Rabbi atau rabbani atau yang sejenis dalam perihal yang namanya tarbiyah yang asal atau terminologinya "Rabbun" atau "Rabba" yang masdarnya Atau sumber pembentukan kata atau tujuan dasar utama adalah masdarnya, "Tarbiyah" dan inilah rujukan utama misi visi akhir yang diinginkan untuk manusia. Yaitu Dasar utama adanya pembimbingan serta pembinaan diri secara utuh sbagai "selfcontrol" untuk menjadi manusia utuh berkesinambungan dengan prilaku yang bercerminkan kesempurnaan pembentukan sifat yang mulia.Didalam Al.qur'an serta hadist sering di tampilkan sebagai konsep dasar pembentukan itu adalah "Ahklaqul Kariemah". Dan tanpa menafikan bahwa landasan utamanya adalah "ilmu", didalam islam secara terminologi mengartikan sebagai dengan dasar kata "'alama", yang mengetahui secara baik dan sempurna dengan tanpa mengurangi kebenaran pengetahuan yang dimiliki dan ia dapat atau ditransfer oleh guru dengan mengaflikasikan dengan kebenaran tanpa kebohongan atau pengkadalan retorika disiplin sistem kehidupan.

Saturday, April 16, 2011

Kata Mutiara Persembahan

Ucapan terima kasih ( I )

• Kedua orang tua yang telah melahirkan ku kepermukaan alam ini, yang penuh kasih serta sayang mereka curahkan padaku, yang telah banyak mengajariq tentang banyak hidup kehidupan, arti hikmah sabar dalam trus berjuang tanpa kenal henti dan trus tuk mewujudkan impi, yang membimbingq banyak gerit gurat hidup dan kehidupan masa kecil hingga qtau tuk banyak berbuat dan pandai berbakti padanya. Yang tlah beri makna hikmah nasehat yang begitu besar dalm arti hidup serta kehidupanq. Serta jua yang telah banyak mengajariq tentang kebalnya hidup ini. Makasih atas smuanya ayah dan mamak, qbelum bisa balas banyak tukmu,
• Dan bagi mereka yang jua telah banyak memberikan curhan penuh kasih sayang dan jua perhatian kasihnya, yakni kakek saya (Alm), nenek saya (Alm), saudara-saudara saya, yang slalu bersatu dalam kekuatan tali kasih hati kekeluargaan.
• Putri jatung hatiq yang menjadi bintang serta rembulan dalam hidupq yang trus menyinari semangat jiwa serta derap langkahq, “Azdkia ‘Afifah Harahap”, dan jua trima kasihq buat istriq yang pernah mendampingiq walaupun dia telah jauh, Fatimah Zuhra Berutu, SP, serta mereka yang slalu mesupport dan beri motivasi tuk trus kuat dalam perjuangan hidup ini, mertua saya (Alm) hanya harapan Allah-lah yang mampu memblas. Dan hanya Allah-lah sebaik-baik pemberi pembalasan.
• Seluruh teman serta sahabat-sahabatq yang slalu mensupport tuk trus kuat tegak istiqomah hingga qmasih tetap berjuang tuk menggapai semua impi-impi yang banyak tertunda. Dan jua terhadap sobatq Hadi Purwanto yang banyak membantuq saatq dalam jatuh tuk tegak bangkit kembali, terhadap teman dan sahabatq zainuddin dan Yusmawardi yang banyak memberikan bimbingan spiritual saatq rapuh, serta jua kepada guruq yang bijaksana yang tlah banyak membimbingq dalam perbaikan mental spritualq saat kondisi hati, jiwa dan smuanya rapuh telah kembali.
• Dan tidak jua lupa terhadap adikq yang banyak membantuq secara hati dan banyak material saat qbingung untuk menggerakkan kembali usaha yang rentan rapuh, Darmawati.
• Terhadap sahabat-sahabat terdekatq, Guntur, Rudi, Irfansayah, dan teman-teman yang belum tersebut yang telah memberikan serta mewarnai setiap smua derap langkahq tuk menuju pencerahan hidup yang lebih terbaik.
• Penerbit buku yang dengan senang hati mau menerbitkan karya kami ini menjadi sebuah inspirasi kehidupan untuk orang banyak.
• Dan pembaca buku yang senantiasa memberikan nilai terhadap karangan buku ini jadi terinspirasi.
• Jua pada Ilahi yang trus beri inspirasi tentang stiap bab kehidupanq dalam tulisan ini yang menemani stiap langkah perjalananq mentadabburi pembelajran alam yang Alloh punya melebihi ilmu samudera lautan lepas yang luas.
• Semoga inspirasi-inspirasi yang muncul dalam tulisan ini bias buat great kekuatan motivasi tuk smua siapa saja yang membaca buku ini untuk menjadi pejuang serta pemenang.
• Terima kasih atas smua Ya Rabb….!!!!


Sembah sujuq Yaa Rabb……
Sembah sujud Syukur Yaaa.. Ilahi….
Terangi nurani yang terserak
Salam takdzhim bunda dan ayahanda…
Salam takzdim kehadiratan semua yang menyertaiq dalam setiap langkah serta derap hidup dan derit penghidupanq…….


Banda Aceh, 4 MEI- 16 April 2011

Friday, April 15, 2011

Katakan sesuatu kebajikan kepada orang lain walaupun nilainya kecil

Sejenak kita tafakkurkan dalam artian bahasa Indonesia "merenenung" atau lebih dekat lagi dengan menkaji diri atau yang sama dengan instropeksi diri dari siapa dan siapa kita bisa punya handil dalam diri kita, kehidupan diri kita yang lebih baik dari hari kemarin. Itu hal yang sering banyak kita lupakan atau napikan serta enggan mengartikan bahwa kita adalah bagian dari keberhasilan yang mereka inginkan. Dan kita keberhasilan itu mulai ada kemungkinan besar kita merasa ingin sebah prestise yang besar yaitu "dihargai" atau menghargai walau pun hanya sebuah elukan atau applause tangan sebagai kita telah punya jati diri walau pun itu hanya seumur jagung. Padahal kita semua tahu bahwa manusia itu adalah rentan memerlukan penghargaan walaupun kecil tapi itu mempunyai nilai serta kadar tersendiri dalam hati orang yang diberi prestise. Apakah kita tidak pernah mengingat bahwa di dalam Al.qur'an Firman Alloh menyatakan bahwa "sampaikanlah segala sesuatu itu kepada kebaikan dengan kelemah lembutan yang penuh hikmah serta kemuliaan dan didalamnya itu terkandung banyak kebaikan".(Al.qur'an). Sudah Terlalu teramat banyak kita melengahkan orang disekitar kita saat dia telah berusaha susah payah untuk memberikan yang terbaik dan berusaha mengimbangi apa yang diinginkan dari sebuah nilai pertarungan hidup serta penghidupan. Terkadang banyak kita hanya pandai memicingkan mata hanya sekedar ingin kita didengarkan atau kita hanya membuka telinga pendengaran kita hanya cuma ingin dibilang kita sudah mendengarkan atau juga kita hanya berusaha untuk menggerakkan kepala keatas dan ke bawah sekedar mengangguk hanya kita dibilang sudah memperhatikan serta peduli dengan perihal tersebut. Hanya kita lah yang tau apa itu semua disebut....atau mungkin hanya dalam biasan otak didalam kepala hanyalah sebuah tanda tanya ( ? ) ia hanya sebuah tanda tanya yang tak pernah tuntas terjawab kapan akan selesai dimana akhir ujungnya. Akhirnya, hanya berputar-putar disekitar otak kepala tak selesai dipikirkan.